Wednesday, October 16, 2019

Motivasi Mengikuti Diklat Dalam Jaringan Pembuatan bahan Ajar Berbasis Video Animasi



 Assalamualaikum Wr Wb.


Pertama-tama saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak / Ibu Panitia Diklat Dalam Jaringan Pembuatan bahan Ajar Berbasis Video Animasi yang telah mengijinkan saya untuk mengikuti kegiatan ini.  Perkenalkan nama saya Trio Wusananto. Saya berasal dari salah satu daerah kecil di Jawa Tengah yang tidak asing lagi di telinga orang-orang Indonesia yaitu daerah Tegal. saat ini usia saya 28 tahun dan telah menjadi guru matematika di SMK sekitar 5 tahun.


Sebagai guru yang hidup di zaman milenial seperti ini tentu ada hal yang berbeda yang dirasakan. Siswa-siswa sudah banyak yang tak tertarik dengan media pembelajaran berbasis bacaan buku, tak tertarik pada kapur dan papan tulis. Mereka tak melirik guru yang berdiri di hadapannya. Teman erat yang mendampinginya yaitu media telepon pintar dengan konten youtube-nya. Konten video pada jejaring youtube seolah-olah adalah makanan pokoknya. Bisa melihat apa saja dan di mana saja. Dengan terjadinya fenomena seperti ini saya berfikir keras bagaimana agar siswa-siswa saya tertarik pada materi mata pelajaran saya. Apalagi mengingat mata pelajaran yang saya bawakan adalah mata pelajaran yang dianggap sebagai mata pelajaran yang mengerikan yaitu MATEMATIKA. Maka dengan mengikuti Diklat Dalam Jaringan Pembuatan bahan Ajar Berbasis Video Animasi ini saya merasakan angin segar sebagai salah satu solusi sebagai guru untuk masuk dan membaur dengan perkembangan zaman. Dengan membuat media pembelajaran berbasis video animasi saya berharap agar siswa makin tertarik terhadap pembelajaran yang saya berikan sehingga tiap materi dapat terserap dengan maksimal. Saya merasa menjadi guru milenial sekaranglah waktunya.

Demikian tadi suatu permasalahan yang mendorong saya untuk menemukan solusi agar siswa-siswa milenial makin tertarik dalam menyerap materi mata pelajaran yang saya ampu. Semoga ini menjadi salah satu kemajuan dalam hidup saya. Dan bisa diterapkan pada teman-teman guru yang lain agar pembelajaran di sekolah dapat makin hidup dan menarik.

Terimakasih. Wassalamualaikum Wr. Wb.



No comments:

Post a Comment